Jalur Alternatif Girirejo-Sukoharjo Segera Terwujud

Girirejo(30/09/2018)-Cita-cita warga Girirejo untuk memiliki jalur alternatif ke Sukoharjo akan segera jadi kenyataan. Selama ini sebagian warga Girirejo bagian barat,  terutama Dusun Gedong dan Dusun Temuwuh,  yang mau pergi ke Desa Sukoharjo biasanya harus berjalan kaki melewati persawahan sepanjang sekitar 1 km yang terbelah oleh sungai. Jika ingin mengendarai sepeda motor atau mobil harus rela memutar jauh. Kalau memutar lewat jalur timur harus melewati jembatan puter,  Dusun Pucang ke selatan sekitar 3 km baru sampe Sukoharjo. Kalau ingin lewat jalur barat, bisa lewat Dusun Ngelo,  Wiroko,  menyeberangi sungai,  baru sampe Sukoharjo  bagian barat.  Kalau musim hujan memutarnya lebih jauh lagi,  bisa lebih dari 10 km.

Setiap hari Minggu warga Dusun Temuwuh bersama-sama kerja bakti membuat jalan alternatif ini.  Pengerjaan dimulai dari Dusun Temuwuh RT 02 atau tepatnya disebelah barat makam Ngasinan.  Areal persawahan ini disulap oleh warga menjadi jalan selebar 3-4 meter agar bisa dilewati mobil. Sudah 4 minggu warga kerja bakti membuat jalan ini.  Lokasi yang berupa sawah berundak menyebabkan pengerjaan proyek ini memerlukan waktu yang lama. Rencananya proyek ini akan dilanjutkan Hari Minggu berikutnya sampai jalan ini mencapai sungai.  Untuk jalan seberang sungai pengerjaan diserahkan kepada Desa Sukoharjo.

Jalan ini diharapkan bisa menjadi akses jalan alternatif warga Desa Girirejo yang ingin ke Desa Sukoharjo. Selain itu, bagi warga yang mempunyai sawah di areal ini bisa mudah membawa hasil panen karena mobil bisa sampe ke dekat sawah.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan