Temuwuh, Kota yang Hilang

T: “Omahmu ngendi?”

J: “Temuwuh”

T: “Temuwuh ki ngendi”

J: “Girirejo, Tirtomoyo ngetan”

T: “Karo Gedong? Temuwuh ki sebelah ngendi?”

J: “Etan Gedong”

T: “Etan Gedong? Jobot?”

J: “Kulon Jobot”

T: “Kulon Jobot yo Gedong”

J: “Etan Gedong”

T: “Jobot?”

J: “Kulon Jobot”

T: “Gedong?”

J: “Etan Gedong”

T: “Jobot?”

J: “Kulon Jobot”

T: “Gedong?”

…..

Dan begitu seterusnya, percakapan itu tidak akan usai sampai mereka punya cucu.

Ini fakta. Bukan sekedar cerita fiksi.  Bagi beberapa warga Temuwuh, percakapan ini hal yang biasa setiap ketemu dengan orang dari daerah lain. Seolah Dusun Temuwuh itu tidak tercantum di dunia ini. Temuwuh bagaikan kota yang hilang. Padahal Dusun Temuwuh adalah salah satu dusun yang berada di antara Dusun Gedong dan Dusun Jobot Kidul, yang mana termasuk wilayah Desa Girirejo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri.

Karena alasan itulah akhirnya para pemuda Temuwuh secara swadaya mendirikan sebuah Gapura. Para pemuda tiap siang dan malam selama seminggu berkumpul untuk menyelesaikan pembuatan gapura bambu ini. Walaupun cuma sekedar Gapura bambu, tapi ini adalah gapura kebanggaan rakyat Temuwuh. Untuk sekedar tanda bahwa ada Temuwuh di antara Gedong dan Jobot.

Harapan warga Temuwuh, semoga ke depan ada donatur yang mau menyumbangkan dana supaya warga bisa membangun Gapura Temuwuh yang permanen lebih bagus. 

 

 

Facebook Comments

1 Comment

Tinggalkan Balasan